Cara Mudah Mencegah Karang Gigi Agar Tidak Menumpuk

Karang gigi atau bisa juga disebut kalkulus gigi adalah plak hasil sisa makanan yang menempel pada dinding gigi maupun garis gusi yang tidak dibersihkan secara teratur sehingga lama kelamaan akan menumpuk dan mengeras. Ia terbentuk akibat percampuran antara bakteri dan sisa makanan, maka dari itu kita harus tetap menjaga kebersihan gigi agar 350 jenis kuman pada mulut tidak bereaksi.

Adanya karang pada dinding gigi maupun garis gusi membuat aktifitas menggosok gigi menjadi tidak maksimal sehingga lambat laun enamel gigi bisa rusak dan menyebabkan gigi berlubang. Selain itu gusi juga bisa mengalami yang namanya Gingivitis atau  peradangan gusi.

Jika itu terus dibiarkan maka dapat mengganggu kenyamanan saat menguyah makanan, bahkan dapat terkena penyakit gusi yang lebih parah yaitu periodontitis dimana ditandai dengan terbentuknya kantung antara gigi dan gusi. Kantung tersebut berisi berbagai macam bakteri yang dapat merusak tulang maupun jaringan sekitar penyangga gigi.
Cara Mudah Mencegah Karang Gigi Menumpuk
Karang Gigi Pada Bagian Belakang / img via wikipedia
Tentu bisa dibayangkan seandainya tulang penyangga gigi mengalami kerusakan, gigi menjadi mudah goyang bahkan copot. Selain itu dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang ada pada kantung tersebut juga bisa berdampak pada gangguan kesehatan lainnya seperti jantung.


Mencegah Karang Gigi Menumpuk

Berkat kemajuan teknologi dibidang kedokteran khususnya gigi, karang gigi yang sudah berusia pun bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan teknik scaling. Namun seperti kata pepatah lama yang berbunyi " lebih baik mencegah dari pada mengobati" alangkah baiknya kita melakukan beberapa langkah pencegahan dari pada harus mengeluarkan banyak biaya dan waktu.

Pada dasarnya karang gigi bisa muncul karena kebiasaan kita dalam menjaga kebersihan mulut yang kurang. Sehingga apabila langkah pencegahan sudah dilakukan setidaknya bisa meminimalisir proses pembentukan plak.

1. Rajin Menggosok Gigi Minimal 2 Kali Sehari

Sejak kecil kita selalu diajarkan untuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari saat pagi dan sebelum tidur malam. Nyatanya kebersihan gigi bukan hanya ditentukan berapa kali kita menggosok gigi dalam sehari tetapi juga durasinya. Sangat disarankan untuk gosok gigi minimal 2 menit sehingga kita dapat menjangkau seluruh rongga.

Selain itu pastikan juga sikat gigi yang kamu gunakan berbulu lembut dan kecil agar dapat menjangkau sela-sela gigi terutama bagian gigi belakang dan geraham belakang yang selama ini sulit kita jangkau.

2. Menggunakan Pasta Gigi Yang Mengandung Flouride

Selain dapat memperbaiki email / enamel gigi, flouride juga dipercaya dapat mencegah terjadinya pembentukan plak. Atau kamu juga bisa memilih pasta gigi yang mengandung triclosan yang berfungsi untuk melawan bakteri pembentuk karang gigi.

3. Menggunakan Sikat Gigi Elektrik

Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa sikat gigi elektrik mampu bekerja lebih baik dari pada cara manual. Tapi sebelum menggunakannya pastikan bahwa produk sikat tersebut aman digunakan sesuai aturan yang berlaku.

4. Menggunakan Benang Gigi

Salah satu cara paling ampuh untuk membersihkan karang gigi baru, terutama yang muncul pada sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.

5. Menggunakan Mouthwash / obat kumur

Selain karena sisa makanan karang gigi juga bisa timbul akibat zat kandungan pasta gigi yang tertinggal. Itulah sebabnya sangat direkomendasikan untuk menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi demi memastikan tidak ada zat yang tertinggal.

6. Berhenti Merokok

Kandungan tembakau dan zak kimia lain yang ada pada rokok memperbesar peluang terbentuknya plak bahkan proses pembersihannya lebih sulit dari karang yang disebabkan oleh sisa-sisa makanan.

Itulah beberapa langkah pencegahan yang terbukti ampuh menangkal terbentuknya plak atau karang gigi. Semoga artikel ini bisa memberikan sedikit wawasan dan manfaat. Akhir kata jangan lupa berbagi !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel