Menurut Penelitian : Emosi Negatif Erat Kaitannya Dengan Pertumbuhan Sel Kanker

Emosi adalah reaksi seseorang terhadap suatu kejadian berupa marah, sedih, cemas, takut dan senang. Apabila seseorang sedang dalam keadaan terkena musibah maka ada kemungkinan emosi yang muncul adalah sedih sebaliknya jika seseorang mendapatkan suatu keberkahan maka ia akan merasa senang. Emosi sangat erat kaitannya dengan kesehatan fisik , besarnya emosi secara tidak langsung dapat menyebabkan tubuh kita terasa lelah dan down bahkan bisa sampai menekan sistem kekebalan tubuh.

"Kecemasan yang kronis dapat menyebabkan kelebihan adrenalin dan kartisol yang dapat mengganggu produksi sel pembuluh alami tubuh dalam melawan pertumbuhan sel kanker." - Dr Michael Barry yang dilansir dari powerofpositivity.
Emosi negatif erat kaitannya dengan pertumbuhan sel kanker
Emosi positif dan negatif

Memang sejauh yang kita tahu dari berbagai macam referensi ilmiah maupun medis menjelaskan bahwa munculnya sel kanker lebih diakibatkan oleh bahan kimia seperti asap rokok, karsinogen dan berbagai macam senyawa kimia yang ada pada makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Namun para ilmuwan menemukan fakta baru bahwa emosi negatif ternyata bisa menjadi semacam "makanan" sel kanker. Dan itu berarti selama proses pencegahan maupun penyembuhan emosi positif sangatlah diperlukan disamping pengobatan secara medis melalui reaksi obat-obatan, terapi maupun meja operasi.

Bagaimana emosi negatif dapat memperburuk kanker ?

Studi yang melibatkan pasien kanker menunjukkan bahwa sekitar 60 % dari pasien mempunyai masalah pada emosi negatif mereka terutama masalah pengampunan / memaafkan. Sebuah rasa emosional terhadap orang-orang sekitar yang telah melukai perasaan mereka.

Rasa marah dan benci seperti menjadi dinding kuat yang menghalangi perasaan untuk saling memaafkan. Menjadi salah satu faktor penyebab perubahan reaksi kimiawi dalam tubuh seperti kelebihan adrenalin. Adrenalin yang berlebihan inilah yang dapat membuat tubuh sulit untuk memproduksi sel pembunuh kanker.

Jadi seberat apapun masalah yang sedang kamu hadapi tetaplah mengedepankan emosi atau pikiran yang positif sehingga setidaknya bisa sedikit menjadi "Obat" penyembuh psikis maupun fisik.