Benarkah Mengonsumsi Kopi Secara Teratur Menurunkan Resiko Kematian?

Apakah kamu seorang pecinta kopi ? jika iya tentu kamu perlu mempertahankannya karena berdasarkan Studi Kohort yang dilakukan di 10 negara eropa dengan lebih dari setengah juta pria dan wanita menemukan bahwa peminum kopi berat memiliki tingkat sebab-akibat kematian paling rendah. Itu berarti bahwa minuman berkafein ini dapat membantu mengurangi resiko penyebab kematian secara umum. 

Tentu itu bukanlah penelitian pertama yang menjelaskan dampak positif dari meminum kopi. Sebelumnya di amerika juga sudah pernah dilakukan studi yang sama dengan lebih dari 90.000 partisipan dan hasilnya pun sama.
Kopi Menurunkan Resiko Kematian
Coffe Time

Mungkin banyak dari kita akan bertanya bagaimana bisa kopi dapat membantu orang makin bugar dan hidup lebih lama ? Ternyata memang ia mempunyai riwayat penelitian (sains) yang cukup panjang. Berikut beberapa hasil penelitian para ilmuwan :
  • Kopi mengandung antioksidan terbesar (lebih besar dari sayuran, buah bahkan anggur sekalipun). Konsumsi kopi dengan takaran yang wajar dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke. Namun tidak direkomendasikan bagi kamu yang mempunyai riwayat tekanan darah tinggi.
  • Dalam beberapa kasus kopi tanpa kafein (decaf) dapat mengurangi resiko diabetes sebesar 50 persen.
  • Hanya dengan 2 cangkir kopi per hari mampu mengurangi resiko kanker kolorektal sebesar 26 persen sedangkan dengan takaran yang sama dapat mengurangi resiko kanker hati sebesar 43 persen.
  • Kopi sangat cocok buat kamu yang sedang menjalani program diet. Kandungan kafeinnya membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak sebanyak 29 persen.
  • Memediasi onset sorosis pada hati (parut permanen pada jaringan hati) yang disebabkan oleh alkohol, hepatitis dan sindrom metabolik yang tidak terkontrol.
  • Studi yang dilakukan pada lebih dari 50.000 wanita di amerika menemukan bahwa kafein dapat mengurangi depresi sebesar 20 persen. 
  • Kandungan kafein merangsang sistem saraf, menyebabkannya mengirim sinyal ke sel lemak untuk memecah lemak tubuh menjadi "bahan bakar". Dengan begitu kinerja fisik dapat meningkat sampai 12 persen. 

Selain itu kandungan kafein juga dapat meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, reaksi tubuh dan juga fungsi kognitif umum.
Kandungan gizi per 100 g kopi :
  1. Natrium 2 mg
  2. Kafein 49 mg
  3. Protein 0.1 g
  4. Kalium 49 mg
  5. Kalsium 2 mg
  6. Magnesium 3 mg
Meskipun kopi menawarkan beberapa manfaat kesehatan dan dapat membangun mood lebih baik namun perlu diperhatikan adalah bahan campuran kopi yang kamu pesan. 

Tidak sedikit kopi yang dicampur bahan lain dengan tujuan untuk meningkatkan cita rasa maupun nilai estetiknya. Setidaknya kamu harus tahu berapa kalori kopi yang kamu pesan sehingga manfaat kopi bisa benar-benar terasa. (Sumber : greatist)