Ketahui Jenis Jerawat Yang Bisa Merusak Penampilanmu

Masa pubertas atau remaja adalah kondisi dimana manusia mengalami perubahan hormon. Pada fase ini kebanyakan remaja pasti mengalami perubahan seperti tumbuhnya bulu, membesarnya pita suara atau yang paling ditakutkan remaja pada umumnya yaitu jerawat. Jerawat memang sering membuat kita tidak percaya diri karena biasanya muncul pada kulit wajah (kebanyakan, tetapi terkadang ditemukan pada bagian tubuh lain).

Oleh sebab itu banyak diantara para remaja melakukan segala macam cara untuk dapat menghilangkan jerawat yang mengganggu. Mulai dari konsultasi ke klinik kecantikan maupun menggunakan cara-cara tradisional dengan menggunakan bahan alami seperti sayuran maupun buah-buahan.

Namun ada juga diantara mereka yang tidak mengetahui jenis jerawat apa yang muncul pada kulit wajah mereka. Hal tersebut tentu berakibat pada pengobatan yang tidak tepat.

Tahukah kamu bahwa jerawat itu dibagi menjadi beberapa jenis yaitu komedo putih (whiteheads), komedo hitam (blackheads), papula, pustula dan nodula. Disini kita akan membahas jenis jenis jerawat tersebut lebih mendetail.

1. Komedo Putih (Whiteheads)

Komedo putih (Whiteheads)

Komedo putih atau biasanya disebut whiteheads adalah salah satu jenis jerawat ringan yang biasanya muncul pada kulit wajah bagian hidung, dagu dan dahi. Berbentuk seperti bulatan kecil atau lonjong , berwarna putih, bertekstur lembek dan terkadang keras (Matang)

Dalam beberapa kasus komedo putih dapat menyebabkan pori-pori terbuka khususnya jika komedo sudah dalam keadaan matang sehingga muncul ke permukaan. Namun tidak menutup kemungkinan komedo lembek dapat juga membuat pori-pori terbuka karena aktifitas memencet komedo.

2. Komedo Hitam (Blackheads)

Komedo hitam (Blackheads)

Komedo hitam sering disebut sebagai komedo terbuka karena bentuknya yang keras menonjol serta berwarna hitam yang membuatnya sangat mudah terlihat. Komedo jenis ini biasanya keluar langsung dari permukaan kulit sehingga membuatnya mengalami oksidasi dengan udara.

Unsur melanin juga ada pada komedo ini sama seperti pada pigmen kulit dan rambut. Faktor oksidasi dan kandungan pigmen lah yang menyebabkan komedo jenis ini berwarna hitam.

3. Papula

Jerawat papula

Ia berbentuk seperti benjolan kecil dengan ukuran 0,5 cm dan berdiameter 1,5 cm. Popula pada permukaan kulit biasanya berwarna merah berisi cairan dan apabila disentuh maka akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Karena hal itulah popula sering disebut sebagai jerawat yang meradang.

4. Pustula

Jerawat pustula

Postula bisa dibilang hampir sama persis dengan popula hanya saja postula berisi cairan nanah berwarna putih atau agak kekuning-kuningan dengan peradangan disekitarnya sehingga membuat kulit terlihat kemerahan.

Corak warna yang menonjol serta benjolan yang lebih besar terkadang membuat kita tidak sabar untuk memencetnya. Namun perlu diketahui bahwa cara itu bukanlah solusi bahkan akan memperparah keadaan.

5. Nodula / Jerawat Batu

Jerawat nodula

Dari semua jerawat yang sudah kita bahas diatas jerawat jenis ini adalah yang paling besar bahkan bisa dibilang seperti kista. Untuk penanganannya pun tidak bisa sembarang karena apabila kita salah tentu bisa merusak struktur kulit secara permanen. Solusinya adalah tetap menjaga kebersihan kulit wajah serta konsultasikan masalah ini ke dokter spesialis kecantikan / kulit.

Secara umum ada beberapa penyebab kenapa wajah kita bisa muncul jerawat dan ternyata diantaranya bermula dari kebiasaan kita sehari-hari.

  • Akibat penggunaan kosmetik. Kita tahu bahwa kebanyakan kosmetik dibuat dari bahan-bahan kimia seperti propylene glycol, isopropyl myristate dan pewarna kosmetik. Untuk hal ini kamu perlu mengetahui jenis kulitmu apakah cocok untuk menggunakan beberapa jenis kosmetik karena setiap kulit tentu berbeda-beda. Kamu bisa konsultasi dengan dokter kecantikan atau kulit.
  • Bakteri. Pada dasarnya di dalam tubuh manusia terdapat jutaan bakteri namun ada bakteri yang menguntungkan dan merugikan. Masalahnya adalah kita sering melakukan kontak langsung dengan kulit wajah menggunakan tangan yang belum steril dari bakteri. Bayangkan saja ketika kamu baru saja menyentuh benda kotor dan setelah itu kamu menyentuh wajah bahkan memencet jerawat tanpa mencuci tangan menggunakan sabun anti bakteri. Selain dapat memicu timbulnya jerawat  baru tentu akan memperparah yang sudah ada.
  • Wajah berminyak. Tentu tidak menguntungkan bagi kamu yang mempunyai jenis kulit berminyak. Selain karena jenis kulit faktor cuaca juga berpengaruh. Oleh sebab itu carilah kosmetik seperti sabun wajah yang dapat mengurangi wajah berminyak atau sering-seringlah membasuh wajah menggunakan air minimal 3 kali sehari.
  • Makanan. Apa yang kamu makan tentu juga akan berpengaruh pada tubuhmu. Hindari makanan berminyak, kadar gula dan lemak tinggi.
  • Rokok dan minuman beralkohol. Hasil penelitian membuktikan bahwa orang yang mempunyai kebiasaan merokok dan minum alkohol peluang timbulnya jerawat lebih besar.
  • Lingkungan. Tidak bisa dipungkiri bahwa faktor lingkungan juga mengambil peran terciptanya jerawat. Bagi kamu yang banyak melakukan aktifitas diluar rumah tentu sangat akrab dengan debu dan asap yang mana keduanya jika dibiarkan bisa menumpuk dan menyumbat pori-pori kulit wajah. Memakai masker wajah ketika beraktifitas di luar rumah adalah solusi yang tepat dan juga jangan lupa untuk membersihkan wajah ketika sudah sampai di rumah.
  • Genetik. Untuk yang satu ini memang butuh penanganan khusus karena memang tidak bisa dihindari. Apabila jerawat muncul jangan sekali-kali memencetnya lebih baik konsultasikan terlebih dahulu kepada ahlinya.
Itulah beberapa jenis jerawat dan juga penyebabnya. Semoga setelah membaca dan memahami kita menjadi lebih peduli terhadap kebersihan kulit wajah sehingga peluang munculnya jerawat baru semakin kecil.